Pelarangan Merayakan Hari Valentine

BINTARO,13/02/2015.Memasuki bulan februari di Negara islam terbesar, mayoritasnya menganut agama islam ada suatu pemandangan yang menimbulkan tanda tanya besar bagi setiap muslim.

Toko-toko swalayan menyediakan; bunga- bunga berwarna merah, kartu-kartu ucapan selamat yang umumnya berlogo cheo pad (dewa cinta dalam keyakinan romawi kuno), hotel-hotel dan restoran mewah menyediakan paket valentine, siaran radio dan televisi disusun sedemikian rupa untuk memeriahkan hari valentine yang jatuh pada tanggal 14 februari.

Apakah ini tradisi islam? Kalau tidak, kenapa orang yang mengaku dirinya beragama islam ikut merayakannya?

Untuk menjawab semua itu pihak YPI AL Azhar mengeluarkan himbauan untuk melarang merayahan hari Valentine tersebut, karena tidak sesuai dengan akidah islam.

Berikut surat himbauan dari YPI Al Azhar:

HIMBAUAN

[nwn]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>